Gerhana Bulan Super Blue Blood Mood 2018

www.smphangtuah3.info: Pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2018 telah terjadi Gerhana Bulan Total “Super Blue Blood Moon” yang dapat dilihat hampir dari seluruh wilayah Indonesia. Khususnya di DKI Jakarta, gerhana bulan mulai terlihat sekitar pukul 18.40 dan dapat dilihat dengan jelas menggunakan mata biasa, jelas dan tidak terhalang mendung (di sebagian wilayah justru terhalang mendung dan hujan ringan).

Dulu sekali sewaktu saya masih kecil pernah juga terjadi gerhana matahari. Kami anak-anak kecil nggak boleh keluar rumah karena khawatir menjadi buta kalau melihat gerhana matahari. Tapi kami disuruh sembunyi di kolom meja atau di bawah tempat tidur.

Pernah juga terjadi gerhana pada masa kehidupan Rasulullah Muhammad SAW. Dan Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya apabila terjadi gerhana, baik gerhana matahari ataupun gerhana bulan, agar umatnya melaksanakan shalat gerhana, memperbanyak berdoa, memperbanyak istighfar, juga memperbanyak sedekah.

Alhamdulillah, tadi malam saya juga ikut melaksanakan shalat gerhana bulan di Masjid Al-Mukarromah Kelurahan Lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara. Selain kegiatan shalat gerhana bulan, juga dilaksanakan rangkaian kegiatan Islam, diantaranya shalat Maghrib berjamaah, dzikir berjamaah, tausiah, shalat Isya berjamaah, pembacaan kalimat tasbih, tahmid dan takbir, dilanjutkan dengan shalat gerhana bulan sebanyak dua rekaat, dilanjutkan dengan khotbah hingga selesai, dan terakhir adalah bersalam-salaman sesama jamaah laki-laki dengan laki-laki dan jamaah perempuan dengan jamaah perempuan.

Sebelum meninggalkan masjid dan pulang ke rumah, sambil menunggu antrian kendaraan yang masih ramai, sejenak saya menyaksikan keindahan gerhana bulan total malam ini. Langit terlihat cerah sehingga gerhana bulan terlihat jelas, perlahan-lahan bulan mulai kembali tampak normal sebagaimana biasanya, bulan purnama.

Dalam perjalanan menuju pulang ke rumah, saya lihat di sepanjang jalan banyak pengemudi motor yang menepikan motornya dan memotret gerhana bulan, karena peristiwa gerhana bulan merupakan fenomena langka yang jarang terjadi.

Selesai sudah gerhana bulannya, dan selamat menikmati keindahan malam bulan purnama. Mas Misran

Tinggalkan Balasan